PendidikanPeristiwa

Mutu Struktur Diragukan, Proyek Rehab Perpustakaan UPTD SDN 2 Pangauban Indramayu Diduga Berbau Korupsi

AMTV.com — Indramayu — Proyek rehabilitasi sedang/berat Perpustakaan di UPTD SDN 2 Pangauban Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Minggu (14/9/2025), proyek yang seharusnya meningkatkan kualitas pendidikan justru menimbulkan tanda tanya.

Proyek yang dikerjakan oleh CV Putri Elvira ini menelan anggaran Rp 119.844.000.00,- dengan sumber dana berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2025 yang Dikerjakan selama 60 hari kalender, ini diduga menyimpang dari rencana, bahkan menimbulkan kecurigaan terkait adanya praktik korupsi.

Terlihat dilapangan dimana dalam pengerjaan proyek rehabilitasi perpustakaan tersubut dimana bahan-bahan yang digunakan oleh para pekerja diduga tidak memenuhi standar untuk digunakan sebagai bahan bangunan.

Menurut keterangan salah satu pekerja yang enggan disebutkan identitasnya, mengatakan bahwa pihak pelaksana proyek atau kontraktor utama sering kali tidak berada di lokasi proyek.

“Ya mas, pelaksana jarang kesini (lokasi pekerjaan),” ucapnya.

Sementara itu, awak media juga menyoroti minimnya penerapan standar keselamatan kerja di lokasi proyek. Berdasarkan pengamatan di lapangan, sejumlah pekerja terlihat tidak dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) yang memadai, seperti helm, sepatu keselamatan, dan rompi pelindung.

Bahkan menilai bahwa kualitas pekerjaan tersebut jauh dari standar SNI (Standar Nasional Indonesia). Besinya juga terlihat jelas memakai ukuran enam, ini berisiko tinggi terhadap kekuatan struktur jangka panjang.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek atau kontraktor maupun dinas terkait belum memberikan keterangan resmi.

BERITA TERKAIT

Back to top button